Skip to content

ISLAM BUKAN ARAB, ARAB BUKAN ISLAM

September 7, 2015

Agama islam diwahyukan kepada Nabi Agung Muhammad SAW yang merupakan keturunan Nabi Ibrahim bin Ismail. Jazirah Arab sebelum kedatangan Islam merupakan sebuah kawasan yang sangat mundur. Kebanyakkan orang Arab merupakan penyembah berhala dan yang lain merupakan pengikut agama Kristen dan Yahudi. Mekah ketika itu merupakan tempat suci bagi bangsa Arab. karena di tempat tersebut terdapat berhala-berhala agama mereka dan juga terdapat Sumur Zamzam dan yang paling penting adalah Ka’bah.
Nabi Muhammad saw dilahirkan di Makkah pada Tahun Gajah yaitu pada tanggal 12 Rabi’ul Awal atau pada tanggal 21 April (570 atau 571 Masehi). Nabi Muhammad merupakan seorang anak yatim sesudah ayahnya Abdullah bin Abdul Muttalib meninggal ketika ia masih dalam kandungan dan ibunya Aminah binti Wahab meninggal dunia ketika ia berusia 7 tahun. Kemudian ia diasuh oleh kakeknya Abdul Muthalib. Setelah kakeknya meninggal ia diasuh juga oleh pamannya yaitu Abu Talib. Nabi Muhammad kemudiannya menikah dengan Siti Khadijah ketika ia berusia 25 tahun. Ia pernah menjadi penggembala kambing.
Nabi Muhammad pernah diangkat menjadi hakim.pada usia 35 tahun, kota mekkah dilanda banjir, Ia tidak menyukai suasana kota Mekah yang dipenuhi dengan masyarakat yang memiliki masalah sosial yang tinggi. Selain menyembah berhala, masyarakat Mekah pada waktu itu juga mengubur bayi-bayi perempuan. Nabi Muhammad banyak menghabiskan waktunya dengan menyendiri di gua Hira untuk mencari ketenangan dan memikirkan masalah penduduk Mekah. Ketika Nabi Muhammad berusia 40 tahun, ia didatangi oleh Malaikat Jibril. Setelah itu ia mengajarkan ajaran Islam secara diam-diam kepada orang-orang terdekatnya yang dikenal sebagai “as-Sabiqun al-Awwalun(Orang-orang pertama yang memeluk agama Islam)” dan selanjutnya secara terbuka kepada seluruh penduduk Mekah, setelah turun wahyu al-quran surat al hijr ayat 94.
Pada tahun 622, Nabi Muhammad dan pengikutnya pindah dari Mekah ke Madinah. Peristiwa ini dinamai Hijrah. Semenjak peristiwa itu dimulailah Kalender Islam atau kalender Hijriyah.
Penduduk Mekah dan Madinah ikut berperang bersama Nabi Muhammad saw. dengan hasil yang baik walaupun ada di antaranya kaum Islam yang tewas. Lama kelamaan para muslimin menjadi lebih kuat, dan berhasil menaklukkan Kota Mekah. Setelah Nabi Muhammad s.a.w. wafat, seluruh Jazirah Arab di bawah penguasaan Islam.
Sejarah mencatat bahwa Islam tumbuh berkembang pertama kali di jazirah Arab. Sebagai agama rahmatan lil alamin Islam mudah diterima di berbagai belahan dunia. Salah satu jalur pintu masuknya Islam ke berbagai belahan melewati jalur perdagangan. Tak serta merta Islam itu yang berasal dari arab membawa serta budaya mereka. Sebaliknya Islam dapat diterima karena mampu beralkulturasi dengan adat istiadat budaya setempat. Jika tidak maka akan terjadi penolakan dimana-mana dan terjadi permusuhan bahkan pengusiran.
Dari bukti fakta tersebut tampak Islam bukanlah Arab, Arab bukanlah Islam karena Islam adalah agama yang diwahyukan Allah SWT kepada Nabinya sedangkan Arab berupa wilayah dengan adat dan budayanya.
Pertanyaan muncul kenapa gaya berpakaian sebagian orang malah ke-arab-araban semisal memakai burqo’. Di Arab para lelaki jika melihat wanita karena makanan sehari-harinya berupa kurma, gandum, dan daging berdampak pada tingkah laku mereka yang dapat dikata liar suka melecehkan kaum wanita.
Di nusantara dipersilakan untuk apa saja sesuai keyakinan tidak dipermasalahkan pemakaian burqo ini walaupun sebagian cibiran muncul karena tidak mengerti kebebasan berpendapat yang menjadi pedoman penduduk Nusantara. Disamping itu model pakaian bergantung pada iklim suatu wilayah dan kebiasaan-kebiasaan setempat, sopan di suatu daerah belum tentu sopan di daerah lainnya, Islam sendiri menggariskannya secara gambling model pakaian yang juga di sesuaikan dengan situasi kondisi lingkungan, menurut pendapat saya kondisi Nusantara yang lembab dan basah sangat tidak cocok mengambil cara berpakaian terlalu rapat tapi saya tidak akan mempermasalahkan itu hak masing-masing pribadi.
Dari pakaian ini apakah model pakaian yang ke-arab-araban ini sudah pasti masuk Syurga yang dijanjikan Allah SWT? Jawaban nyata bahwa syurga diberikan semata-mata karena rahmat Allah SWT bukan karena pakaianmu.
Belum lagi makanan, minuman, tragedy perbudakan dan budaya perang di timur tengah, bukan merupakan budaya yang seluruhnya dapat ditiru demi kelihatan ke-Islaman, demi titel ahli/pakar arab, ahli syurga versi arab dsb.
Perlu kita gali lebih lanjut keilmuan tentang Islam itu sendiri sebagai agama rahmatan lil alamin dari mulai tingkat paling dasar harakat, ketauhidan, ketakwaan dan lainnya secara menyeluruh supaya tidak mem-vonis seseorang dengan sebutan-sebutan yang sebenarnya menggambarkan diri orang pencaci itu sendiri dibarengi dengan adat-budaya luhur warisan leluhur kita.

From → 1

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: